Minggu, 13 September 2026
Breaking News
Gaya Hidup

Tren Kecantikan 2026 Makin Personal, AI dan Produk Halal Jadi Perhatian

Admin | | 2 mnt baca
Tren Kecantikan 2026 Makin Personal, AI dan Produk Halal Jadi Perhatian
Bagikan:

JAKARTA, BERITANOW.COM — Dunia kecantikan memasuki fase baru. Konsumen kini tidak hanya mencari produk yang mampu menunjang penampilan, tetapi juga semakin mempertimbangkan kecocokan dengan kebutuhan pribadi, kandungan, keamanan, hingga nilai yang dibawa sebuah produk.

Perubahan itu ikut mendorong penggunaan teknologi dalam industri kecantikan. Kecerdasan buatan atau AI mulai dimanfaatkan untuk membantu menghadirkan pengalaman yang lebih personal, termasuk dalam mengenali kebutuhan kulit dan memberikan rekomendasi produk.

Di Indonesia, perhatian terhadap produk halal juga semakin kuat. Momentum ini semakin relevan karena produk kosmetik yang beredar di Indonesia memasuki fase kewajiban sertifikasi halal pada Oktober 2026.

Halal pun mulai memiliki makna yang lebih luas bagi konsumen. Selain berkaitan dengan keyakinan, sertifikasi dapat menjadi salah satu pertimbangan ketika masyarakat menilai transparansi bahan, proses produksi, keamanan, dan kredibilitas sebuah produk.

Tren lain yang ikut berkembang adalah meningkatnya minat terhadap produk yang menawarkan karakter personal. Salah satunya terlihat pada niche fragrance atau parfum dengan karakter aroma yang lebih spesifik. Wewangian tidak lagi sekadar pelengkap penampilan, tetapi juga menjadi bagian dari cara seseorang membangun identitas dan mengekspresikan diri.

Perkembangan tersebut menunjukkan bahwa konsumen semakin selektif. Mereka tidak cukup diyakinkan oleh kemasan atau promosi, tetapi mulai mencari informasi mengenai bahan, fungsi, proses pembuatan, serta nilai yang ditawarkan sebuah merek.

Arah baru industri kecantikan ini akan menjadi salah satu perhatian dalam Cosmoprof Asia 2026 di Hong Kong pada November mendatang. Ajang tersebut mempertemukan pelaku industri kecantikan dan teknologi dari berbagai negara, dengan perkiraan lebih dari 78.000 pengunjung dan 2.900 peserta.

Bagi konsumen Indonesia, perubahan tersebut membuat pilihan produk kecantikan semakin luas sekaligus menuntut kecermatan. Tren kecantikan 2026 pada akhirnya bukan hanya soal tampil menarik, tetapi juga bagaimana teknologi, keamanan, personalisasi, dan nilai kepercayaan bertemu dalam satu produk. (ESH)

Komentar (0)